Kepmendiknas No. 6/2018, Kepala Sekolah Sekarang Full Sebagai Manajer

SALAH seorang pengurus Dewan Pendidikan Kab. Bandung mengungkapkan, dengan terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Nasional (Kemendiknas) No. 6 Tahun 2018, maka jabatan kepala sekolah bukan tugas tambahan, tapi tugas sebagai manajer, pemimpin, supervisor di sekolah.

“Dengan Kepmendiknas No. 6 Tahun 2018 ini maka sekarang para kepala sekolah tidak lagi punya kewajiban untuk mengajar,” ujar DR. H. Mumun Mulyana kepada visi.news belum lama ini.

Selain hilangnya kewajiban tersebut, Mumun menambahkan, calon kepala sekolah sekarang harus punya sertifikat Diklat Cakep yang diselenggarakan oleh LPPKS diketahui Dirjen GTK.

“Sedangkan untuk kepala sekolah lama diwajibkan untuk mengikuti diklat penguatan kepala sekolah untuk mendapatkan sertifikat diklat,” ujar Mumun seraya menyebutkan, limit waktu untuk mengimplementasikan hal tersebut yaitu dua tahun setelah Kepmendiknas dikeluarkan.

Kepala sekolah bisa 4 periode
Dalam bagian lain keterangannya, Mumun mengatakan, Kepmendiknas tersebut juga memperjelas masa jabatan kepala sekolah selama empat tahun.

“Mereka bisa diangkat kembali sebanyak empat periode. Namun untuk periode jabatan kedua dan ketiga harus melalui proses seleksi melalui PKKS, sedangkan periode jabatan keempat melalui UKKS,” tandasnya.
Bagi kepala sekolah yang tidak memiliki sertifikat, kata Mumun, konsekuensinya tidak memiliki legalitas penandatanganan ijazah, BOS dll. #aep s abdullah

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts