Ketua Dewan Pendidikan Kab. Bandung Jadi Dubes Uzbekistan

KETUA Dewan Pendidikan Kabupatén Bandung Periode 2017-2022 Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd., dilantik sebagai duta besar (Dubes) RI untuk Republik Uzbekistan merangkap Republik Kirgizstan, berkedudukan di Tashkent. Selain Sunaryo terdapat 21 lainnya yang menjadi Dubes RI di berbagai negara.

Pelantikan Sunaryo dan dubes lainnya dilakukan Senin (7/1/2019) oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Dalam pelantikan Senin lalu baru 16 Dubes RI yang dilantik, sementara sisanya menunggu surat kesiapan dari negara tujuan.

“Insya Alloh ini menjadi amanah yang harus saya jalankan dengan baik,” ungkap Sunaryo.

Untuk sementara, pelaksana tugas dari Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung akan dilakukan oleh wakilnya Prof. Dr. H. Dadi Permadi, M.Ed. Namun, pengurus belum memutuskan apakah akan dilakukan penggantian ketua, atau posisi ketua tetap dijabat oleh Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd., dalam status non aktif.

“Nanti ini akan kita bahas secara khusus dalam rapat pleno pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung,” ungkap Dadi Permadi.

Dipilih secara aklamasi

Nama ke-22 Dubes RI baru tersebut disepakati pada Rapat Pleno Komisi I DPR yang menindaklanjuti hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 22 calon Dubes RI. Hasilnya, Komisi I secara aklamasi menyetujui 22 nama tersebut.

“10 poksi menyepakati secara aklamasi bahwa komisi I berpendapat bahwa seluruh calon dubes, sebanyak 22 calon dubes, layak untuk ditugaskan sesuai dengan negara penempatannya,” kata anggota Komisi I F-Golkar, Meutya Hafid kepada wartawan, Kamis (4/10).

Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd., lahir di Ciamis, Jawa Barat pada 21 Maret 1950, selain sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kabupatén Bandung juga merupakan seorang guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang saat ini menjabat Ketua Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) periode 2014-2019.

Sunaryo juga pernah menjabat sebagai Rektor UPI selama dua periode, 2005-2010 dan 2010-2015. Sunaryo tercatat sebagai tektor ke-7 sejak UPI bernama IKIP Bandung, dan merupakan Pimpinan ke-9 Kampus Bumi Siliwangi sejak bernama PTPG Bandung. Seorang Guru Besar Ilmu Pendidikan dalam bidang Bimbingan dan Konseling, UPI.

Karier Sunaryo dimulai ketika ia diangkat sebagai dosen di almamater tempatnya menimba ilmu, yaitu IKIP Bandung (sekarang UPI).

Sunaryo muda dikenal sebagai sosok dosen yang aktif, pekerja keras, dan berwawasan luas di kalangan sejawatnya. Karena itu, tidak mengherankan apabila ia selalu diamanahi untuk mengemban berbagai jabatan di lembaga tempatnya bekerja.

Selain menjabat sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kabupatén Bandung, Sunaryo juga dikenal memiliki sekolah unggulan “Al Mabrur” yang tidak sedikit siswanya putra pejabat di Kabupaten Bandung, termasuk putra Bupati Bandung H. Dadang M. Naser.

Daftar lengkap Dubes RI
Berikut daftar lengkap 22 Dubes RI dan penempatannya:

  1. Abdul kadir Jaelani untuk Kanada merangkap ICAO, berkedudukan di Ottawa
  2. Abdurachman Hudiono Dimas Wahab untuk Republik Hungaria, berkedudukan di Budapest
  3. Al busyra Basnur untuk Republik Demokratik Federal Etiopia merangkap Republick Djibouti dan African Union, berkedudukan di Addis Ababa
  4. Adriana Supandy untuk Papua Nugini merangkap Kepulauan Solomon, berkedudukan di Port Moresby
  5. Arrmanatha Christiawan Nasir untuk Republik Perancis merangkap Kepangeranan Andorra Keharyapatihan Monaco dan UNESCO, berkedudukan di Paris
  6. Berlian Napitupulu untuk Republik Demokratik Korea, berkedudukan di Pyongyang
  7. Cheppy T Wartono untuk Republik Meksiko Serikat merangkap Belize, Republik El Savador, dan Republik Guatemala, berkedudukan di Mexico City
  8. Dewa Made Juniarta Satrawan untuk Republik Zimbabwe merangkap Republik Zambia, berkedudukan di Harare
  9. Edy Yusup untuk Republik Federasi Brasil, berkedudukan di Brasilia
  10. Hajriyanto Thohari untuk Republik Lebanon, berkedudukan di Beirut
  11. Hasrul Azwar untuk kerajaan Maroko merangkap Republik Islam Mauritania, berkedudukan di Rabat
  12. Julang Pujianto untuk Republik Suriname merangkap republik Guyana, berkedudukan di Paramaribo
  13. Kenssy Dwi Ekaningsih untuk Republik Ceko, berkedudukan di Praha
  14. Lalu Muhammad Iqbal untuk Republik Turki, berkedudukan di Ankara
  15. Mahendra Siregar untuk Amerika Serikat, berkedudukan di Washington DC
  16. M Chandra Widya Yudha untuk Republik Serbia merangkap Montenegro, berkedudukan di Beograd
  17. Muhammad Anshor untuk Republik Chile, berkedudukan di Santiago
  18. Siti Nugraha Mauludiah untuk Republik Polandia, berkedudukan di Warsawa
  19. Sunaryo Kartadinata untuk Republik Uzbekistan merangkap Republik Kirgizstan, berkedudukan di Tashkent
  20. Tri Tharyat untuk Kuwait, berkedudukan di Kuwait City
  21. Usra Hendra Harahap untuk Republik Federal Nigeria, merangkap Benin, Republika Burkina Faso, Republik Gabon, Republik Ghana, Republik Khamerun, Republik Kongo, Republik Liberia, Republik Niger, Republik Demokratik Sao Tome dan Principe, Republik Togo, dan ECOWAS, berkedudukan di Abuja
  22. Wajid Fauzi untuk Republik Arab Suriah, berkedudukan di Damaskus. #aep S abdullah

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts