Yoan : Dewan Pendidikan Setiap Tahunnya Dapat Anggaran Rp 400 Juta

KASUBAG Keuangan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Yoan Noriansyah, mengatakan, dewan pendidikan sebagai representasi masyarakat mendapat dukungan penuh dari pemkab.
“Pemkab mendukung penuh kegiatan dewan pendidikan sebagai representasi dari masyarakat. Terlebih dalam penguatan komite-komite sekolah,” ungkapnya kepada visi.news seusai melakukan kunjungan ke Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung, Selasa (20/2).

Katanya, untuk Tahun 2014-2015, Dewan Pendidikan Kab. Muara Enim mendapat dukungan dana lebih dari Rp 400 juta/tahun. “Pada tahun 2016, saat saya pertama kali menjabat sebagai kasubag keuangan jumlah tersebut saya naikan menjadi lebih dari Rp. 500 juta, dan pada tahun 2017 mengalami sedikit pengurangan menjadi empat ratus jutaan,” ungkapnya.
Dengan dukungan dana seperti itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Muara Enim H. Sartimin, S,Ip., M.M. menambahkan, pihaknya bisa lebih leluasa dalam meningkatkan peran dan fungsi komite sekolah yang ada di kabupaten tersebut.

“Pendidikan itu kan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga masyarakar. Sedangkan untuk mendorong peran serta masyarakat tentunya dengan memberikan pemahaman kepada para pengurus komite sekolah mengenai peran dan fungsi komite sekolah. Setelah kita melakukan progam penguatan komite sekolah, kita evaluasi,” ungkapnya.
Dukungan yang diberikan oleh Pemkab Muara Enim, kata Wakil Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kartika, sangat berbeda dengan yang dilalukan Pemkab Bandung.

“Waktu jaman bupati Pak Obar dulu dukungan dana untuk dewan pendidikan ada jadi kita banyak melakukan kegiatan. Namun, sejak Bupati Dadang Naser Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung hampir tidak pernah mendapatkan bantuan dana dari APBD. Meski ada kegiatan tidak sebanyak dulu, karena harus biaya sendiri agar kita tetap melakukan peran aktif sesuai dengan fungsi dan perannya,” ujarnya Asep.

Ia berharap, Bupati Dadang Naser bisa lebih melihat secara proporsional pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung dan mengontrol pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Bandung. “Kita juga prihatin memang dengan anekdot yang sekarang berkembang di masyarakat. Sabilulungan kalau bekerja mengajak masyarakat, tapi kalau masalah duit terasa pahit,” ujarnya tersenyum.

Dewan Pendidikan Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (20/2) melakukan kunjungan koordinasi dan konsultasi ke Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung. Mengingat kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung tidak layak untuk menerima kunjungan tersebut, rombongan diterima di Aula Disdikbud Kabupaten Bandung di Soreang.

Dari rombongan Dewan Pendidikan Muara Enim hadir antara lain Ketua Dewan Pendidikan H. Sartimin, S,Ip., M.M., H. Zulkifli HS., S.H., Kadarisman, S.H., S.Pd., M.M., Firmansyah, S.Pd., Ekawati, S.E., Kasubag Keuangan Disdikbud Kab. Muara Enim Yoan Novriansyah., dll. Mereka diterima Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd., KH. Mamat Chusowie, dan Asep Kartika, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Dr. H. Juhana, M.M.Pd., Dr. H. Marlan, M.Pd., dll. # aep s abdullah

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts