Prof. Dadi: Pendidikan Harus Disiapkan untuk Melahirkan Lulusan yang Humaniti

DEWAN PENDIDIKAN – Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung Prof. Dr. Dadi Permadi, M.Ed., mengatakan bahwa kita harus siap masuk ke revolusi industri 5.0.

“Sekarang itu masuk abad milenial di dalam masyarakat industri 5.0. Yang menarik bahwa sekarang itu di era 5.0 adalah human religion. Manusia yang beragama, menuju kebajikan baru untuk kemanusian untuk mencapai kehidupan yang bermakna dengan menggunakan instrumen teknologi yang ada,” ujarnya dalam Pemberdayaan Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) se Kabupaten Bandung di Kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung, di Baleendah, Rabu (14/10/2020).

Orang sekarang, kata Prof. Dadi sudah dijajah oleh informasi, semua serba teknologi, semua tergantung pada teknologi. “Sekarang sudah menjadi masyarakat yang digital. Sekarang negara yang kuat adalah negara yang maju secara teknologi,” katanya.

Tapi dengan kemajuan teknologi banyak pekerjaan-pekerjaan yang hilang, karena digantikan oleh teknologi dan ini berpengaruh pada Sistem pendidikan di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Sekarang pendidikan ada digital literacy, technology literacy dan yang tidak kalah pentingnya human literacy,” ungkap Prof Dadi.

Pendidikan itu, katanya, harus pendidikan yang humaniti. Yang berkemanusiaan. “Ada aturan-aturan yang dilakukan oleh pemegang kekuasaan, pemegang autoriti,” jelasnya.

Masyarakat sekarang harus paham teknologi sehingga bagaimana pendidikan itu bisa melahirkan para anak didik yang paham teknologi.

“Revolusi pendidikan yang menuju masyarakat 5.0. Jadi pendidikan harus diarahkan kesana. Pendidika yang harus mampu melahirkan luljsan dengan kemampuan tiga literasi tadi,” pungkasnya.***

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *